Sabtu, 22 Desember 2007

yang kaya makin kaya,yang miskin makin miskin

Judul diatas seperti lirik lagu dangdutnya Rhoma Irama. Ternyata tidak hanya sebatas lagu saja hal itu berlaku,tapi pada saat ini hal tersebut benar-benar terjadi.
Seperti yang dipaparkan dalam (media indonesia online edisi 22 Desember 2007),disitu dikatakan bahwa kebijakan politik,ekonomi pemerintah saat ini tidak begitu berpihak pada rakyat banyak,sebaliknya hanya menguntungkan segelintir orang saja.
Dengan kondisi seperti itu bisa dipastikan dan terbukti bahwa banyak orang indonesia bertambah kaya tanpa mengurangi jumlah orang miskin. Dan dipastikan pula gap antara sikaya dan simiskin semakin jauh(seperti judul diatas).

Melihat kondisi seperti ini ane jadi bertanya-tanya, apa negara ini sudah berubah menjadi negeri yang KAPITALIS? yang hanya bisa dinikmati oleh kaum bermodal saja?

Sungguh "terlalu".........
Ingat sejarah dong,.......
Negeri ini dibangun dengan darah dan air mata para pahlawan negeri ini dengan harapan agar semua rakyat bisa hidup merdeka dan menikmati kemerdekaannya. Dan yang harus diketahui pula masyarakat miskin indonesia saat ini,dulu "mbah-mbah"mereka juga merupakan bagian dari sejarah memerdekakan bangsa ini.

Yang jelas kondisi seperti ini harus berubah. Bangsa ini membutuhkan orang pintar yang mempunyai hati nurani dan semangat kebangsaan yang tinggi, bukan orang pintar yang hanya pandai membodohi rakyat/bangsanya sendiri.

Tidak ada komentar:

followers