Rabu, 27 Oktober 2010

Bumi Indonesia menggeliat...

Bumi Indonesia menggeliat lagi. Antara meletusnya gunung merapi dan gempa disertai tsunami di kepulauan mentawai seolah saling susul menyusul. Belum lagi cuaca ekstrim yang melanda menyulut badai hujan dan angin sehingga menimbulkan banjir dan kerusakan dimana-mana. Pertanyaannya, ada apa dengan bumi Indonesia?

Kita semua tahu bumi Indonesia dikenal sebagai bumi yang subur,kekayaan alam yang berlimpah dari darat sampai laut,yang ada dipermukaan maupun yang didalam bumi. Lantas kenapa bumi Indonesia yang luar biasa tersebut tidak menjadikan manusia diatasnya menjadi rakyat yang makmur dan sejahtera,malah keseringan mendapat musibah dan bencana....
Sekali lagi pertanyaanya Ada Apa??? salah urus kah???

Banyak orang akhirnya mulai mengaitkan musibah yang seolah terus menerus melanda bumi Indonesia ini dengan Kepemimpinan di negeri ini yang dalam tanda kutip yang berkuasa mengelola bumi Indonesia. Banyak orang akhirnya berpendapat para pemimpin negeri ini tidak becus dalam mengelola serta dikait-kaitkan dengan banyaknya pemimpin di negeri ini yang menkhianati amanah yang diberikan sehingga alhasil negeri ini dikelola oleh manusia-manusia yang tidak berhati nurani,licik,picik dan banyak berlumuran dosa sehingga pantas negeri ini mendapatkan akibatnya.

Bila memang demikian pantaskah rakyat yang lugu,tidak tahu menahu harus menjadi korbannya?
Yang jelas bumi hanya bisa bereaksi terhadap perlakuan manusia yang mengelola bumi. Dan reaksi bumi semata hanya karena bumi konsisten dengan garis edar yang sudah ditetapkan.

2 komentar:

EAB999 mengatakan...

Mungkin sudah menjadi Sunnah-Nya ya, pa???

Ketika pejuang2 kebenaran tidak pernah diperdulikan dan malahan dikucilkan dari pentas Dunia.

Kita hanya dapat berdo'a memohon ampunan dari ALLAH SWT dengan kelemahan dah kekhilafan yang telah, sedang dan akan kita perbuat...

Yaa ALLAH, ampunilah kelemahan dan kekhilafan hamba-Mu didalam menelusuri kembali Sunnah2-Mu.....

Salam.....
EAB

EAB999 mengatakan...

Amien.....
Yaa Rabbal 'Alamin.

followers