Kalau untuk produk/barang ada standarnya yaitu SNI,bagaimana dengan standar moral bangsa ini?
Dengan adanya standar untuk produk/barang maka semua barang yang diproduksi secara mutu/kualitas harus mengacu pada batas batas yang sudah ditetapkan. Dengan demikian bisa dipastikan barang yang sudah sesuai standar,mutunya bisa dipertanggung jawabkan. Lain halnya dengan produk/barang yang tidak mengikuti standar,maka sudah dapat dipastikan barang tersebut adalah abal-abal alias dibikin asal-asalan,yang tentu akan mengecewakan dalam menjalankan fungsinya.
Sayangnya baru produk/barang yang sudah distandarkan di Negeri ini. Padahal ada hal yang saat ini sudah sangat kritis keadaannya yaitu MORAL. Saat ini Bangsa kita boleh dikatakan sedang krisis moral. Hal ini dikarenakan untuk urusan moral bangsa ini belum mempunyai standar yang baku,alias silahkan membuat standar moral masing-masing. Akibatnya timbul masalah apabila terdapat kasus yang berhubungan dengan moral. Masing-masing akan menganggap bahwa perbuatannya masih dalam batas-batas moral,disisi lain menganggap perbuatn tersebut sudah termasuk amoral.
Bila hal ini dibiarkan berlarut maka lambat laun Bangsa ini akan kelihatan moralnya seperti apa. Artinya di zaman yang dimana uang yang berbicara maka moral yang bobrok bisa menjadi dan dianggap sebagai suatu hal yang lumrah dan boleh. Bila sudah demikian maka tinggal tunggu keruntuhannya saja…….







Tidak ada komentar:
Posting Komentar